Minggu, 27 Januari 2008

Sisi Lain PEGADAIAN - Mengatasi Masalah Anda

Pegadaian merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang peminjaman uang kepada masyarakat. Pegadaian sudah dikenal lama oleh masyarakat karena kemudahan yang ditawarkan..Pegadaian adalah tempat di mana Anda bisa datang meminjam uang dengan barang-barang pribadi Anda sebagai jaminannya. Mungkin Anda masih ingat dengan slogan pegadaian saat ini, "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah". Kalau Anda meminjam uang tunai ke bank, selain Anda harus memiliki agunan, prosesnya juga bisa memakan waktu berhari-hari karena pengajuan kredit Anda perlu dianalisa terlebih dahulu oleh bagian kredit di bank tersebut. Tapi di Pegadaian, Anda tinggal membawa barang pribadi Anda dan menunjukkannya di loket penaksir. Di loket penaksir tersebut barang Anda akan dinilai oleh petugasnya. Anda akan diberi tahu mengenai berapa nilai gadai dari barang Anda tersebut. Nilai gadai adalah nilai yang menggambarkan tentang berapa batas jumlah uang yang bisa Anda pinjam dengan menggunakan barang yang bersangkutan. Bila Anda setuju, maka setelah itu Anda tinggal datang ke loket kredit dan mendapatkan uang tunai yang bisa Anda pinjam, tentunya yang sesuai dengan nilai gadai barang Anda. Bagusnya, proses ini tidak memakan waktu berhari-hari. Di sinilah kelebihan pegadaian.

Mudah memang, tapi tentunya semua itu tidak gratis lho! Artinya masih ada beban bunga yang harus Anda bayar setiap 15 hari kalau memang Anda berniat untuk menebusnya kembali. Beban bunga itu bervariasi, tergantung dari nilai pinjaman Anda. Untuk pinjaman Rp 5.000 hingga Rp 40.000 dikenakan bunga 1,25%. Untuk pinjaman Rp 40.100 hingga Rp 150.000 dikenakan bunga 1,5%, sedangkan untuk pinjaman di atas Rp 150.100 dikenakan bunga 1,75%.
Bagaimana kalau nantinya Anda tidak mampu menebus kembali barang Anda tersebut?

Pegadaian akan melelang barang tersebut. Lelang adalah proses penjualan barang di mana barang yang bersangkutan akan dijual kepada penawar yang berani membeli dengan harga tertinggi. Tentu saja lelang tersebut akan dilakukan dengan sepengetahuan pemiliknya. Jadi tenang saja, karena sebelum barang Anda dilelang, Anda akan diberi tahu terlebih dulu. Syukur-syukur kalau nilai barang Anda memang lebih tinggi dari pinjaman Anda. Karena selisihnya, setelah dikurangi bunga, akan dikembalikan kepada Anda.

Selain jasa pegadaian, ada 2 jasa lain yang juga ditawarkan oleh pegadaian:

1. Penjualan Koin Emas ONH
Koin Emas ONH adalah emas yang berbentuk koin yang bisa digunakan untuk tujuan persiapan dana pergi haji bagi pembelinya. Anda tinggal membeli sejumlah koin emas ONH (yang tersedia dalam berbagai pilihan berat), baik sekali saja maupun secara rutin. Setelah koin emas ONH Anda dianggap mencukupi (biasanya sekitar 250-300 gram), maka secara otomatis Anda akan didaftarkan sebagai calon jemaah haji melalui Sistem Haji Terpadu (Siskoat). Selain untuk haji, namanya juga emas, Anda juga bisa membeli emas untuk tujuan investasi lain, dan tidak harus selalu untuk haji.

2. Jasa penitipan barang
Bila Anda akan meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama, kenapa Anda tidak menitipkan barang-barang Anda di Pegadaian? Ini karena Pegadaian juga memiliki jasa penitipan barang yang bisa Anda manfaatkan. Keunggulan yang dimiliki jasa penitipan pegadaian adalah, bahwa selain tarifnya sangat terjangkau (tanyakan kepada Kantor Pegadaian di dekat rumah Anda mengenai jumlah persisnya), barang-barang yang Anda titipkan juga dilindungi oleh asuransi.

Pegadaian memiliki pesaing yang cukup banyak. Contohnya saja: Bank, Koperasi dan Rentenir. Para pesaing ini juga melayani peminjaman uang layaknya Pegadaian, hanya saja yang berbeda dalam segi jaminannya. Pegadaian menggunakan barang berharga sebagai jaminan dalam mendapatkan uang sehingga dianggap lebih mudah oleh masyarakat. Apabila dibandingkan dengan pesaing lain, seperti bank. Bank dinilai mempunyai proses yang cukup rumit seperti harus menyerahkan formulir yang sebelumnya sudah diisi dan juga biasanya disertai slip penghasilan yang menjadi syarat tertentu. Meskipun Bank memberikan kredit dalam jumlah yang lebih besar, sepertinya Pegadaian tetap mempunyai tempat tersendiri dalam prosesnya. Tak berbeda jauh dengan bank, koperasi juga melayani kredit namun hanya kepada orang tertentu yang sudah menjadi anggotanya. Selain lembaga, Pegadaian juga memiliki pesaing perorangan seperti rentenir, bahkan dari kerabat/keluarga. Siapa saja memang dapat memberikan pinjaman uang tetapi yang membedakan adalah proses kemudahan dan keuntungan yang didapat.

Pegadaian memang tidak beriklan banyak. Iklan di televisipun sepertinya sudah lama kita lihat dengan slogannya yang dahulu berbunyi Mengatasi Masalah Tanpa Masalah. Pegadaian juga sudah berhasil menjadi pasar responsif. Hal ini dilihat dari banyaknya masyarakat yang menggunakan jasanya sehingga tidak jarang Pegadaian membatasi permintaan kredit yang disebabkan sudah penuhnya tempat yang digunakan untuk menyimpan barang jaminan. Pegadaian memiliki sasaran semua kalangan tetapi lebih didominasi oleh kalangan bawah dan menengah. Hal ini mungkin disebabkan karena uang yang didapat tidak terlalu banyak dan sesuai dengan barang yang menjadi jaminan.
Ada beberapa orang yang malu ke pegadaian entah karena memang tidak tahu apa-apa tentang pegadaian, atau karena selama ini banyak orang menganggap bahwa pegadaian hanyalah untuk orang-orang susah. Anggapan itu tidaklah benar, karena banyak juga orang-orang golongan menengah ke atas yang menggadaikan barang-barangnya. Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan:

1. Hindari para calo
Terkadang di beberapa pegadaian ada calo-calo yang suka menghadang Anda sebelum masuk ke dalam pegadaian. Biasanya mereka akan menawarkan jasa untuk membeli barang yang akan Anda gadaikan. Tolak saja, karena biasanya Anda akan dipaksa menggadaikannya dengan harga yang lebih murah.

2. Gadaikan barang yang nilainya menaik
Karena barang yang Anda gadaikan harus disimpan di Pegadaian, ini berarti Anda tidak menikmati barang tersebut. Usahakan tidak menggadaikan barang-barang yang nilainya menurun, karena selain Anda harus membayar beban bunga, penurunan nilai barang tersebut juga menjadi kerugian Anda karena Anda tidak menikmatinya.

3. Gadaikan barang-barang elektronik yang tidak dipakai
Terkadang ada barang-barang elektronik yang tidak digunakan di rumah Anda, misalnya bila Anda memiliki TV lebih dari satu. Nah, daripada mubazir, kenapa Anda tidak menggadaikan salah satunya? Jadi, di samping mendapatkan uang tunai, beban listrik Anda akan berkurang karena kini tidak ada lagi dua teve yang digunakan secara bersamaan.

4. Sekali-kali Ikuti acara Lelang
Secara rutin, pegadaian akan mengadakan acara lelang untuk barang-barang gadai yang tidak ditebus oleh pemiliknya. Terkadang barang-barang yang dilelang masih memiliki kualitas yang bagus tapi bisa didapatkan dengan harga yang relatif murah.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda